Gimana yach untuk memulai kata-kata awal pertama menulis blog ini,
sepertinya ini memang harus dibuat menjadi experience yang paling menarik dan gak bakal kami lupakan.
Hal kesialan ini dimulai dari pagi sampai satu harian penuh. Aku ngak kebayang hal ini akan terjadi dengan sebuah kejadian-kejadian yang diluar dugaan. Tapi tekad dan niat kami untuk melanjutkan planning yang sudah kami punya tidak menjadi penghalang bagi kami. Jika bisa di ungkapkan dengan kata –kata maka akan muncul kata-kata sakti seperti ini“ maju terus pantang mundur” karena hal ini juga didukung dengan hari kemerdekaan RI yang ke 63 tahun. Dipagi dan siang aku rasa kami bisa sama-sama menghadapi rintangan yang aku pikir itu bukan hal yang menyulitkan bagi kami berdua, mulai dari perdebatan tempat yang dituju, dan akhirnya masih tetap tanpa ada perubahan dengan
tempat yang direncanakan sebelumnya.
Menuju ketempat tersebut jugha ngak kalah memberikan sedikit pengorbanan, seperti pengorbanan kulit yang harus rela kena sinar matahari yang sangat ceria saat itu, dan jalanan yang lumayan macet tapi setidaknya kami masih bisa menjalani itu tanpa ada hambatan apapun.
Hal gila yang ada diluar dugaan adalah saat dimana kami akan pulang, jalanan yang akan kami tempuh macet total, mulai dari objek wisata yang kami tuju sampai berkilo-kilo meter jauhnya.
Awalnya sech, kita santai dengan keadaan ini, kejadian itu terjadi pada pukul 15:28 WIB , I thinks no problem here….
I try to calm, but that all outside conducting human….
Kemacetan yang terjadi sangat menyita waktu kami slama ditempat itu,
Aku lihat jam tangan ku, waktu terus berjalan tanpa memperdulikan keadaan kami saat itu, sedangkan cuaca jugha saat itu tidak ada di pihak kami…
Cuaca yang ada hanya bisa menangis mengeluarkan air mata dari langit dan ini cukup membuat kami basah kuyup bercampur dingin….
Aku berdoa agar tuhan bersama kami saat itu,
Aku berpikir, bagaimana caranya agar kami bisa keluar dari keadaan ini,
Dan sampai dirumah dengan tenang….
Tapi pikiranku yang ada Cuma ketakutan akan semua hal kemungkinan yang terjadi….
Mulai dari orangtua yang akan khawatir dengan keadaan ini, atau malah akan terjadi diluar kendali kami….
Dia cukup membuatku tenang saat itu, aku yakin dia juga sama paniknya dengan diriku, tapy dia tidak menunjukkan hal yang sedemikian besar terhadap diriku….
Dia mencoba menenangkan ku , memcoba menyakinkanku bahwa hal ini akan kita lalui dan kita akan slamat dari kejadian hari ini….
Perasaan itu mulai tenang….tapy setan ketakutan malah terus menggoda keberanianku untuk melewati kejadian tersebut….
kami berdua, terus dan terus berdoa untuk keselamatan,
and this miracle to us,………….
setapak demi setapak jalan mulai agak terkendali, tapi ini juga tidak terbatas akan jalan yang lurus dan beraspal ria, melainkan kami harus melewati Lumpur akibat kemarahan cuaca yang mengakibatkan Lumpur dimana-mana.
kami coba untuk melewati rintangan yang lumayan memberikan pengalaman buat kami…
dan akhirnya kami bisa tuhan….
Kami bisa…..
Aku sangkin gembiranya akan kejadian tersebut spontanitas berteriak
“ akhirnya bebas”
Wah, ternyata aku akan pulang dengan segera sampai rumah….
Ops….
hal ini tidak berakhir disini, tiba-tiba mesin kendraan yang kami gunakan mati.
Jangan bilang ini malapetaka yang bakal terjadi untuk kami lagi, ternyata benar, bensin yang kami gunakan habis seketika….
Ya ampun, kenapa ini bisa terjadi…..????
Apa mungkin karena tidak ada persetujuan kali ya untuk menuju ketempat ini….
Atau ada hal yang lainnya…????
Aku ngak bisa menjawab itu semua, yang pastinya hal ini jauh dari dugaan kami,
Malah diambang batas akal logika kami…..
Kita harus bisa melawan semua musibah yang terjadi saat ini, kita harus bisa…..
Kami mulai mendorong kenderaan yang kami gunakan untuk mencari pertolongan dengan segera,agar kami bisa pulang tepat pada waktunya….
Agak berjalan beberapa meter kami menjumpai rumah penduduk untuk mencari pertolongan,
pertolongan pertama yang kami dapat adalah penduduk tersebut memberi tahukan tempat bensin tidak jauh dari rumahnya, just it….
But we try to experience it….
Alhasil karena waktu juga yang agak larut, bensin eceran yang mereka punya kehabisan stok, wah ini sangat menyeramkan …..
Mataku tertuju kepada seorang laki-laki tak jauh dari tempat jualan bensin eceran tersebut yang aku rasa tidak jauh berbeda umurnya dengan aku dan dia, mencoba agak beracting sedikit untuk mencari belas kasihannya untuk bisa membantu kami,
Dan hal ini berhasil adanya,
Laki-laki yang agak muda tersebut mau menolong kami menderek kenderaan kami sampai menuju gallon terdekat…..
Aku hanya bisa melihat dia, dan dia….
Aku pengen merasakan hal yang ada dipikirannya sekarang…..
Aku pengen merasakan sedingin apa malam itu sampai baju yang dikenakannya harus kering dibadan karena hujan mengahadang….
Aku melihatnya dan terus melihatnya tanpa ada berpaling sedikit pun…..
Aku takut kehilangannya tuhan….
Aku yakin dia akan bisa membawaku dengan selamat kluar dari musibah ini….
Dan feeling ku tak salah….
Saat laki-laki muda yang menjadi penyelamat kami tersebut agak mengeluh mengatakan “mbak, kita tartig ajah ya, secara saya ngak sanggup untuk mendorongnya klo dua orang gitu”, aku agak takut se harus berbarengan dengan orang yang sama sekali tak ku kenal tersebut, tapi dia meyakinkanku dan mengatakan “ngak bakal aku tinggalin kamu disaat seperti ini” hal ini yang membuatku yakin akan kehadirannya…
Dan akupun mau untuk mencoba berbarengan dengan laki-laki muda tersebut dan berbarengan juga dengan perempuan yang aku rasa itu pacarnya kali yach….he….he…..he….he….
Jalanan yang gelap pun kami lalui, jalanan yang hanya dilewati dengan lampu rumah penduduk dan hutan.
ada jeritan hati yang aku rasakan saat itu ,
saat dimana aku mencoba flashback akan kejadian yang baru kami lalui , seakan mustahil kami bisa untuk melewati itu….
Mungkin ini jalan tuhan kali yach untuk bisa menjadi pelajaran untuk lebih dewasa kedepannya dalam bersikap, dan atas kejadian tersebut kami banyak diajarkan jiwa sabar, dan tenang dalam menghadapi segala hal….
Tak terasa gallon yang kami tunggu-tunggu muncul dengan terangnya , alhamdullillah ternyata tuhan masih berpihak lagi kepada kami,
I think the boy is angel for me,
He ready to bring help to us…..
Kami sangat berterimakasih kepada lelaki muda yang menolong kami, aku rasa kami ngak bakal ketempat tujuan tanpa ada pertolongannya…
Kami pun mengisi bensin dengan full tanpa ada pengecualian dan senyum lepas hampir ada di raut muka kami, aku yakinkan kepada diriku atas semua hal yang terjadi, mungkin ada hikmah yang terjadi dibalik ini semua, mungkin saja tuhan…..
Atau mungkin ini awal cerita kami berdua yang mungkin akan menjadi pengalaman yang paling berharga buat kami…..
Semoga saja …..
17 agustus 2008
hari yang memberi kesan menakutkan dan keberanian untuk kami……