MArHabaN yA RamaDhan
September 4th, 2008 by adlyna-tjokroLet’s wRite aLL d’Mistakes DowN in d’Sand aND Let d’Wind oF
ForgiveneSs bLow tO eRAse iT aWay…
perKataan inDah aDaLAh "ALLAH"
lagu MerDu aDaLAh "AZAN"
MEdiA terbaiQ aDaLAh "AL-QURAN"
SEnam seHAt aDaLAh " SHALAT"
DieT sempUrNA aDaLAh " PUASA"
kebersiHan menyegArkHAn aDalAh " WUDHU"
PERjaLAnan indAh aDaLAh "HAJI"
KhayaLAn yang baiQ aDalah ingAt aKAn "DOSA & TAUBAT"
cHeLAmat MenJaLAnkAn iBAdAh puAcA di BuLAn RamaDHAn…
MOHon mAaP LahiR + BatHin……
aBoUt uS
August 25th, 2008 by adlyna-tjokroGimana yach untuk memulai kata-kata awal pertama menulis blog ini,
sepertinya ini memang harus dibuat menjadi experience yang paling menarik dan gak bakal kami lupakan.
Hal kesialan ini dimulai dari pagi sampai satu harian penuh. Aku ngak kebayang hal ini akan terjadi dengan sebuah kejadian-kejadian yang diluar dugaan. Tapi tekad dan niat kami untuk melanjutkan planning yang sudah kami punya tidak menjadi penghalang bagi kami. Jika bisa di ungkapkan dengan kata –kata maka akan muncul kata-kata sakti seperti ini“ maju terus pantang mundur” karena hal ini juga didukung dengan hari kemerdekaan RI yang ke 63 tahun. Dipagi dan siang aku rasa kami bisa sama-sama menghadapi rintangan yang aku pikir itu bukan hal yang menyulitkan bagi kami berdua, mulai dari perdebatan tempat yang dituju, dan akhirnya masih tetap tanpa ada perubahan dengan
tempat yang direncanakan sebelumnya.
Menuju ketempat tersebut jugha ngak kalah memberikan sedikit pengorbanan, seperti pengorbanan kulit yang harus rela kena sinar matahari yang sangat ceria saat itu, dan jalanan yang lumayan macet tapi setidaknya kami masih bisa menjalani itu tanpa ada hambatan apapun.
Hal gila yang ada diluar dugaan adalah saat dimana kami akan pulang, jalanan yang akan kami tempuh macet total, mulai dari objek wisata yang kami tuju sampai berkilo-kilo meter jauhnya.
Awalnya sech, kita santai dengan keadaan ini, kejadian itu terjadi pada pukul 15:28 WIB , I thinks no problem here….
I try to calm, but that all outside conducting human….
Kemacetan yang terjadi sangat menyita waktu kami slama ditempat itu,
Aku lihat jam tangan ku, waktu terus berjalan tanpa memperdulikan keadaan kami saat itu, sedangkan cuaca jugha saat itu tidak ada di pihak kami…
Cuaca yang ada hanya bisa menangis mengeluarkan air mata dari langit dan ini cukup membuat kami basah kuyup bercampur dingin….
Aku berdoa agar tuhan bersama kami saat itu,
Aku berpikir, bagaimana caranya agar kami bisa keluar dari keadaan ini,
Dan sampai dirumah dengan tenang….
Tapi pikiranku yang ada Cuma ketakutan akan semua hal kemungkinan yang terjadi….
Mulai dari orangtua yang akan khawatir dengan keadaan ini, atau malah akan terjadi diluar kendali kami….
Dia cukup membuatku tenang saat itu, aku yakin dia juga sama paniknya dengan diriku, tapy dia tidak menunjukkan hal yang sedemikian besar terhadap diriku….
Dia mencoba menenangkan ku , memcoba menyakinkanku bahwa hal ini akan kita lalui dan kita akan slamat dari kejadian hari ini….
Perasaan itu mulai tenang….tapy setan ketakutan malah terus menggoda keberanianku untuk melewati kejadian tersebut….
kami berdua, terus dan terus berdoa untuk keselamatan,
and this miracle to us,………….
setapak demi setapak jalan mulai agak terkendali, tapi ini juga tidak terbatas akan jalan yang lurus dan beraspal ria, melainkan kami harus melewati Lumpur akibat kemarahan cuaca yang mengakibatkan Lumpur dimana-mana.
kami coba untuk melewati rintangan yang lumayan memberikan pengalaman buat kami…
dan akhirnya kami bisa tuhan….
Kami bisa…..
Aku sangkin gembiranya akan kejadian tersebut spontanitas berteriak
“ akhirnya bebas”
Wah, ternyata aku akan pulang dengan segera sampai rumah….
Ops….
hal ini tidak berakhir disini, tiba-tiba mesin kendraan yang kami gunakan mati.
Jangan bilang ini malapetaka yang bakal terjadi untuk kami lagi, ternyata benar, bensin yang kami gunakan habis seketika….
Ya ampun, kenapa ini bisa terjadi…..????
Apa mungkin karena tidak ada persetujuan kali ya untuk menuju ketempat ini….
Atau ada hal yang lainnya…????
Aku ngak bisa menjawab itu semua, yang pastinya hal ini jauh dari dugaan kami,
Malah diambang batas akal logika kami…..
Kita harus bisa melawan semua musibah yang terjadi saat ini, kita harus bisa…..
Kami mulai mendorong kenderaan yang kami gunakan untuk mencari pertolongan dengan segera,agar kami bisa pulang tepat pada waktunya….
Agak berjalan beberapa meter kami menjumpai rumah penduduk untuk mencari pertolongan,
pertolongan pertama yang kami dapat adalah penduduk tersebut memberi tahukan tempat bensin tidak jauh dari rumahnya, just it….
But we try to experience it….
Alhasil karena waktu juga yang agak larut, bensin eceran yang mereka punya kehabisan stok, wah ini sangat menyeramkan …..
Mataku tertuju kepada seorang laki-laki tak jauh dari tempat jualan bensin eceran tersebut yang aku rasa tidak jauh berbeda umurnya dengan aku dan dia, mencoba agak beracting sedikit untuk mencari belas kasihannya untuk bisa membantu kami,
Dan hal ini berhasil adanya,
Laki-laki yang agak muda tersebut mau menolong kami menderek kenderaan kami sampai menuju gallon terdekat…..
Aku hanya bisa melihat dia, dan dia….
Aku pengen merasakan hal yang ada dipikirannya sekarang…..
Aku pengen merasakan sedingin apa malam itu sampai baju yang dikenakannya harus kering dibadan karena hujan mengahadang….
Aku melihatnya dan terus melihatnya tanpa ada berpaling sedikit pun…..
Aku takut kehilangannya tuhan….
Aku yakin dia akan bisa membawaku dengan selamat kluar dari musibah ini….
Dan feeling ku tak salah….
Saat laki-laki muda yang menjadi penyelamat kami tersebut agak mengeluh mengatakan “mbak, kita tartig ajah ya, secara saya ngak sanggup untuk mendorongnya klo dua orang gitu”, aku agak takut se harus berbarengan dengan orang yang sama sekali tak ku kenal tersebut, tapi dia meyakinkanku dan mengatakan “ngak bakal aku tinggalin kamu disaat seperti ini” hal ini yang membuatku yakin akan kehadirannya…
Dan akupun mau untuk mencoba berbarengan dengan laki-laki muda tersebut dan berbarengan juga dengan perempuan yang aku rasa itu pacarnya kali yach….he….he…..he….he….
Jalanan yang gelap pun kami lalui, jalanan yang hanya dilewati dengan lampu rumah penduduk dan hutan.
ada jeritan hati yang aku rasakan saat itu ,
saat dimana aku mencoba flashback akan kejadian yang baru kami lalui , seakan mustahil kami bisa untuk melewati itu….
Mungkin ini jalan tuhan kali yach untuk bisa menjadi pelajaran untuk lebih dewasa kedepannya dalam bersikap, dan atas kejadian tersebut kami banyak diajarkan jiwa sabar, dan tenang dalam menghadapi segala hal….
Tak terasa gallon yang kami tunggu-tunggu muncul dengan terangnya , alhamdullillah ternyata tuhan masih berpihak lagi kepada kami,
I think the boy is angel for me,
He ready to bring help to us…..
Kami sangat berterimakasih kepada lelaki muda yang menolong kami, aku rasa kami ngak bakal ketempat tujuan tanpa ada pertolongannya…
Kami pun mengisi bensin dengan full tanpa ada pengecualian dan senyum lepas hampir ada di raut muka kami, aku yakinkan kepada diriku atas semua hal yang terjadi, mungkin ada hikmah yang terjadi dibalik ini semua, mungkin saja tuhan…..
Atau mungkin ini awal cerita kami berdua yang mungkin akan menjadi pengalaman yang paling berharga buat kami…..
Semoga saja …..
17 agustus 2008
hari yang memberi kesan menakutkan dan keberanian untuk kami……
PassDan JAya
August 21st, 2008 by adlyna-tjokroTak banyak yang aKu ungkapkan di HAri kemerdekaan ini,…
aku hanya bisa menunjukkan perasaan ku saat melihat mereka (junior Paskibra Sma 11 mEdan) akan mengibarkan bendera tepat tgl 17 Agustus 2008.
suasananya sangat menyedihkan dan diluar dugaan,gimana ngak dikatakan seperti itu,
secara lapangan yang mereka gunakan untuk upacara pengibaran bendera banjir,bagaimanapun caranya upacara harus tepat dijalankan. mesin penyedot airpun diterjunkan untuk menyedot air lumpur yang ada dilapangan tersebut,tapi itu juga ngak memberi pengaruh banyak, air lumpur tidak terkuras habis, air lumpur masih ada tersisa.
merinding bulu kudukku saat protokol membacakan intruksi yang berbunyi " Pengibaran Sang MErah Putih oleh pasukan PEngibaran BEndera" . ada rasa ketidakyakinan untuk mereka , aku berusaha untuk menghilangkan perasaan seperti itu dari benakku…tapy alhamdullillah dugaan itu salah adanya….
salah satu Komandan dengan lantangnya bergerak, dan tanpa getar melewati air lumpur yang ada di depannya,alhasil celana putih bersih yang dikenakannya , ternoda dengan air lumpur. dan ini tidak hanya berlaku untuk Komandan saja, melainkan untuk pasukan pengibaran bendera lainnya.
aku sebagai alumni yang biasanya disebut "purna" dalam bahasa PAskibra,salut melihat adik juniorku yang memiliki rasa jiwa kemerdekaan yang kuat dan tetap percaya diri mengibarkan sang saka merah putih, walaupun keadaaanya seperti itu.
Air Mataku tak sengaja keluar sangkin terharunya melihat mereka, dan ini merupakan keadaan yang kedua yang mereka alami slama mengibar bendera, biasanya 17 agustus dari tahun ketahun ngak pernah tuh yang namanya adha kejadian hujan yang mendadak seperti tahun ini.
tapy ini mungkin udah jalan mereka , untuk bisa lebih menguji kesabaran mereka. Miracle banget buat mereka, selesai mereka mengibarkan sang saka merah putih, mereka disambut tepuk tangan luarbiasa dari para murid dan dewan guru-guru.
sepertinya kata-kata yang wajib aku ucapkan untuk mereka adalah " Hidup PASsDan(yang kepanjangan dari ; PAsukan pengibar bendera SMA negeri 11 medan),n PASsDan JAya" dan untuk segenap warga NEgara Indonesia yang lain,
Congratulation For Indonesia…
hAppy BirtHday 63th 4 u…….
I Love U
June 27th, 2008 by adlyna-tjokroAku bangga dengan UNIMED
Kenapa aku bisa bangga??? Mungkin ini mustahil jika tidak
ada sebab….
ya aku bangga dengan system pendidikannya, teman-temanku dan
Motivasi yang diberikan dosen ku slama aku Kuliah di Fakultas Ekonomi Jurusan
Management UNIMED.
Dosen ku pinter-pinter, dan yang salutnya aku dengan Dosen
pilihan UNIMED ne adalah selain mereka pinter serta Lulusan dari Universitas
luar negeri dan Universitas bonafit yang ada di Indonesia,
mereka juga masi muda-muda, dan fresh graduate, siapa coba yang tidak semangat apabila
di ajarkan dengan Dosen yang seperti itu, misalnya saja Pak agust, wah ini
merupakan dosen yang hebat, hebat memotivasi para mahasiswa untuk
berenterprenuer, mungkin karena aku emank tertarik banget dengan dunia
marketing kali yach, tapi bapak inilah satu-satunya Dosen yang ada di UNIMED
slalu memakai dasi sewaktu mengajar, bayangkan bapak ini begitu berani membuat
sensasi yang lumayan hebat menurutku, karena di lingkungan Fakultas Ekonomi itu
yang slalu pakai Dasi adalah Pak Dekan, pak agust berani membuat gebrakan yang
seperti itu. Budaya senyum slalu ada didiri Pak Agust membuatnya berbeda dengan
Dosen lainnya. Menurut pak agust performace adalah yang utama dalam menghadapi
setiap orang, orang bakal segan apabila kita slalu berpakaian rapi kemana pun
kita berada, apalagi lingkungan pendidikan seperti Universitas, kita harus
berpakaian yang sopan dan rapi. Sampai-sampai ini berimbas pada kami semua
mahasiswa yang diajarkannya, setiap mata kuliahnya kami diwajibkan berpakaian
rapi, apalagi diwaktu kami sudah berbagi konsentrasi keadaan yang serba rapi
kelihatan jelas, kami memiliki seragam yang berwarna hitan liris putih, dan
untuk para prianya memiliki kemeja warna biru gelap dengan celana yang
bernuansa keeper (istilah nya celana goyang gitu la…he….he….he….he….). kami
juga bukan belajar di kelas dengan teori belaka kami dapat terjun langsung ke
bidang yang kami geluti, seperti aku yang konsentrasi pemasaran, bapak itu
membawa kami ke perusahaan indosat dan paparons pizza, disana kami banyak
belajar bagaimana perusahaan menghadapi persaingan dengan perusahaan lain dan
juga lebih kepada materi Marketing dari
perusahaan tersebut. Manurut ku pak agust adalah dosen yang harus di contoh
dosen-dosen yang lain yang ada di UNIMED.
Yang kedua yang akan ku perkenalkan adalah BuQ NuruL, yang
mengajarkan kami Statistik & Metopel, ibu itu pas banget ngajarnya dan
lumayan lah dalam memberi pelajaran kepada kami, kami jadi banyak tau menyusun
skripsi yang baik dan benar.
Yang ketiga adalah pak Hendra walaupun bapak ini
Cuma sekali masuk pada kami, yaitu pelajaran Manajemen Agri Bisnis, tapi bapak ini cukup
andil dibidang yang dia ajarkan, kami berusaha persentasi di depan kelas,
dengan membawakan teori yang akan kami persentasikan.
Yang keempat yang akan ku kenal kan adalah Pak Zulkarnain,
klo bapak ini sech ngak banyak yang akan aku tulis mengenai dosen ku yang satu
ini, secara pak Zulkarnain Cuma sekali masuk sama kami, trus yang membuat kami
kurang mengenalnya, karena bapak ini jarang masuk ( sory pak klo saya agak
lancang ), tapi slain itu semua, bapak ini ramah, dan slalu memberi kemudahan
kepada Mahasiswa nya, pokoknya the best la untuk pak Zulkarnain
(he…..he…..he…..he…..he….).
Yang kelima yang akan ku kenal kan adalah buQ hiLma, jika
aku menggambarkan ibu ini, ibu ini adalah salah satu dosen aku yang baik, lemah
lembut, dan apabila mengajar benar-benar menyampaikan materi dengan kata-kata
yang mudah dimengerti, ibu ini puinter banget lo, apalagi dalam pengetahuan
umum dan bisnis internasional, sepertinya ibu ini ahlinya (berlebihan banget
yach).
Kemudian yang keenam adalah buQ fauziah, duh klo ibu ini
rada-rada cekel ya ama nilai, bayangin aku udah empat kali masuk dengan ibu ini
tapi dengan mata kuliah yang berbeda seperti mata kuliah Pengantar Manajemen,
kemudian Leadership,Manajemen Sumber Daya Manusia dan yang teakhir adalah Perilaku konsumen,
aku slalu dapat nilai “B”, ngak pernah dapat nilai “A”, ngak tau masalahnya
dimana, ibu ini salah satu yang jarang memberi nilai “A” kepada mahasiswa nya.
Disamping itu semua, ibu ini adalah seorang ibu yang sangat cinta dengan
mahasiswanya, dan memiliki sifat keibuan seperti halnya buk Hilma.
Ketujuh mungkin agak terlalu dini kali yach jika aku menilai
dosenku yang satu ini, ya itu adalah pak candra, aku ngak tau banyak tentang
bapak ini, diwaktu bapak ini mengajarkan pasar modal kepada kami bapak ini
jarang masuk sech, jadi ngak begitu kenal, bapak ini rada-rada sibuk banget
orang nya, rada-rada sombong (kadang-kadang sech, mungkin karena jarang tegoran
kali ya ama bapak ini) tapi lumayan pinter juga lo, apalagi tentang
Saham-Saham, wah, bakal nyambung banget ntu klo ngobrol ma bapak ini, yang aku
salut dari bapak ini, bapak ini menerima kritikan atau bahkan jika kita ingin
sharing atau cerita tentang apa saja dapat langsung menghubunginya melalui
online internet,Bapak ini siap membantu setiap mahasiswa yang mengalami
kesulitan di Universitas.
Yang kedelapan aku akan
memperkenalkan pak Lokot, duh klo bapak ini tuh dosen yang baik banget, ngak
pernah marah, dan orangnya rajin banget datang kekampus, bisa dibilang ngak
pernah absent slama ngajar di kelas kami, dan itu ngak berlaku untuk dirinya
aja, ini juga berlaku pada mahasiswa yang lain, tidak ada kata titip absent ama
bapak ini, karena bapak ini slalu memanggil para mahasiswanya untuk di absent.
Kesembilan buQ Lolita, ini merupakan dosen tercantik yang ada
di UNIMED, orangnya sempurna banget menurutku, selain cantik, baik, gaul,
pinter lagi, aku sangat senang jika ibu ini mengajar kekelas kami.
Kesepuluh buQ Sieny, ibu ini satu-satunya Dosen Chinese
yang ada di UNIMED, walaupun rada-rada cerewet tapi hatinya baik banget,
sayangnya ibu ini harus cuti dalam beberapa bulan jadi kami ngak bisa diajarkan
dengan ibu ini, karena penyakit lever yang diderita ibu itu, membuatnya harus
rest dalam beberapa bulan, semoga cepat sembuh ya buk(kami slalu mendoakan mu).
Kesebelas buQ Dina, ibu ini ngajar Bahasa Inggris Bisnis
kepada kami, lumayan enjoy juga la cara ngajarnya.
Keduabelas, buQ Diana, aku ngak ngerti kenapa ibu ini, ibu ini
baik banget, tapi kami sempat terkejut melihat nilai kami setelah ujian final,
drastis banyak nilai kami anjlok diberikan ibu ini, salah satunya aku, padahal
ibu ini baik banget orang nya tapi tega juga memberikan nilai yang agak
menyeramkan la menurut ku.
Aku rasa cukup itu saja Dosen yang aku dapat kenalkan,Sepertinya
banyak banget ya, dosen yang aku sebutkan, klo disebutkan semuanya mungkin ngak
bakal ada habisnya, malah akan menghabiskan beberapa
halaman….(he….he……he……he……).
Yang aku sebutkan diatas adalah Dosen yang muda-muda yang memiliki jiwa juang yang baik untuk kami, para mahasiswa,dan merupakan yang pernah mengajar aku selama aku kuliah di UNIMED.
Sepertinya bukan hal ini saja yang membuatku bangga dengan
UNIMED tercinta, teman-temanku yang ada di UNIMED juga bersahabat, dan
ramah-ramah…..
Temanku satu gank misalnya : Indah, Rahma(si Tomboy abis),
Dinie (alim banget, tapi mau juga sech diajak melakukan hal yang lumayan gila),
Masda (gokil banget),
Ufa,n Nitha (yang slalu bersama dalam susahnya mencari perusahaan yang Bonafit pas
kami akan melakukan KKU, orangnya lembut banget). Mereka teman-temanku yang
memberi pengaruh besar terhadap kehidupanku di kuliah. Mereka selalu memberikan
keceriaan, dan dukungan moril yang luar biasa menurut ku, ngak cukup hanya
disitu aja, aku masi punya teman-temanku yang lain yang ngak kalah jauh
berartinya dalam hidupku seperti Sabar (orang yang ngak sesuai dengan namanya
karena orangnya ngak sabaran banget), Mas raden (abang angkat aku), Septianus
(slalu siap membantu dalam hal apa saja), Mitra, Welsfriend, Supersemar (yang
slalu membantuku dalam kesulitan dalam pelajaran) Elyn(salah satu teman ku yang
sama-sama ngefans dengan Mr. Jabrix(he…..he…..he…..he…..), serta teman-teman
yang lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu, aku merasa bahagia bisa
berteman dengan mereka, mereka semua adalah luar biasa, dan memiliki semangat
yang tinggi untuk belajar dan berbuat yang terbaik untuk Masa depan.
Akhir kata aku mengucapkan :
I Love
U Unimed
Akhirnya datang Juga
June 26th, 2008 by adlyna-tjokroMungkin ini yang cocok buat aku saat ini, akhirnya libur semester datang juga, aku sangat menantikan hari-hari yang seperti ini, aku bisa bebas dan berlibur tanpa batas.
Tapi keadaan yang seperti ini tidak berlangsung lama, paling juga seminggu, karena aku harus beraktivitas lagi, di bulan tujuh ini aku harus mengikuti kegiatan KKU atau magang di salah satu Bank yang ada di Medan, dan aku harus mempersiapkan semua itu. Aku niat banget pergi keluar kota untuk berlibur, tapi niat itu ku urungkan, karena waktu yang tersisa sangat terbatas, tanggung bengetkan liburan Cuma seminggu.
Tapi sepertinya aku akan benar-benar memanfaatkan waktu libur ku yang tinggal sebulan di bulan delapan dengan berlibur ke Takengon (Aceh Tengah), aku sangat merindukan hawa dingin di kota tersebut, dan danau laut air tawarnya juga sangat mengasikkan. Aku ingin melepaskan kepenatan pikiranku selama kuliah, yang slalu disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang melelahkan.
Wah, rasanya ngak sabar menunggu hari itu,
Buat teman-temanku di Management 05 Unimed,
sLamat berhari Libur ya kawan-kawan……
aku pasti sangat merindukan kalian semua….
Jangan Lupa kasi kabar ke aku jika nilai semester ini udah keluar, mudah-mudahan hasil di semester Genap ini bagus-bagus, Amien…
HAPPY HOLIDAY FOR ALL….
Makna Cinta Sejati
June 25th, 2008 by adlyna-tjokroMAKNA CINTA SEJATI
“Tiada hari tanpa ngobrolin cinta…”
Setiap hari dan setiap saat semua orang di dunia ini tak pernah berhenti-henti membicarakan masalah yang berkaitan dengan cinta.Dalam kehidupan manusia, cinta sering menampakkan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri, kadang-kadang mencintai orang lain. Cinta pada diri sendiri membuat seseorang akan mampu menjaga dirinya. Bayangkan kalau seseorang tidak mencintai diri sendiri, pasti ia takkan peduli dengan kondisi dirinya. Kalau ia sudah mencintai diri sendiri, akan muncul dorongan sebaliknya, yaitu membenci segala sesuatu yang dapat memadorotkan dirinya. Namun yang patut diingat adalah cinta pada diri sendiri pun harus diimbangi dengan bentuk-bentuk cinta pada yang lain.
Lalu Cinta itu sendiri apa?
Menurut saya, Cinta itu pada dasarnya adalah untuk saling menyelamatkan, saling melindungi dan membahagiakan diri. Jika kita mencintai diri atau pun orang lain dengan sepenuh hati, itu artinya kita menggantungkan diri pada makhluk yang dengan berbagai kelemahannya belum tentu dapat memberikan semua kebahagiannnya. Oleh karena itu, cinta yang sepenuh hati hanya patut kita berikan pada Sang Khalik yang sudah pasti memberikan respon yang dapat menentramkan hati, karena Dia pasti akan memberikan balasan setimpal bahkan lebih daripada yang kita berikan kepada-Nya.
Mungkin kita beralasan bahwa respon dari sesama makhluk itu dapat terlihat, sedangkan respon dari-Nya tidak bisa terlihat. Misal, kalau kita tertawa kepada seseorang, kita bisa langsung melihat responnya, apakah ia membalas tertawa ataukah malah cemberut.
Well…
Respon dari Allah memang tak dapat terlihat secara kasat mata, namun dapat dirasakan. Nah, untuk dapat merasakannya tentunya seorang hamba mesti benar-benar tulus dalam mencintai-Nya. Sepanjang cinta kita pada-Nya masih terkalahkan oleh cinta kita pada hal-hal lain selain diri-Nya, tentu kita akan sangat sulit merasakan respon itu. Selain itu, kalau yang menjadi ukuran adalah hal-hal yang kasat mata saja, sangat mungkin apa-apa yang terlihat itu sangat bertolak belakang dengan apa yang ada di dalam hati atau pikiran. Contohnya saja saat kita tersenyum pada seseorang dan orang lain pun tersenyum, apa kita bisa memastikan bahwa senyumnya itu pun benar-benar tulus? Atau jangan-jangan di balik senyumnya itu dia sangat membenci kita, senyumnya hanya sekedar lips service semata. Sungguh, kita betul-betul tidak tahu apa yang sesungguhnya berada di balik respon yang ditampakkan seseorang. Seperti kata pepatah bilang, “Dalamnya lautan kan kuselami, hati orang siapa yang tahu”.
Sedangkan Allah, Ia Maha Tahu sejauh mana kadar cinta seorang manusia pada diri-Nya. Bahkan, Ia pun tahu sangkaan tiap-tiap hamba-Nya pada diri-Nya. Jadi, respon yang kasat mata tidaklah dapat dijadikan ukuran. Hakikat yang sebenarnya adalah di dalam hati, sesuatu yang amat halus dan lembut, abstrak, tidak berupa dan tidak dapat diraba. Segala tindakan yang dilakukan akan terasa lebih indah bila dilakukan dengan hati. Lain lagi ceritanya kalau hanya dilakukan karena dorongan fisiologis semata.
Tak ada yang kebetulan di dunia ini. Semuanya berjalan atas rencana dan pengetahuan Allah. Bahkan tiada sehelai daun pun yang gugur, melainkan Dia mengetahuinya. Berbicara cinta, artinya berbicara keyakinan. Lantunan cinta, adalah tembang pengorbanan seorang hamba dalam lingkup Sang Khalik, yang menumbuhkan ketegaran dan daya juang yang tinggi. Hingga saat cinta terkhianati, tak berujung putus asa atau penyesalan. Dan bila cinta terjawab, Rindu Ilahi pun kan selalu menyertai.
Jadi, makna cinta sejati, sederhananya, menurut saya adalah cinta terhadap seseorang yang didasari atas kecintaan yang sama terhadap Allah SWT, bukan karena si dia cakep, cantik, tajir, pinter, dan semua objek fisiologis lainnya. Sebab, cinta yang berasal dari satu keyakinan akan timbul sebuah kepercayaan, dari sebuah kepercayaan lahirlah kesetiaan dan dari kesetiaan maka itulah yang disebut dengan cinta sejati.
Terkesan agamis? Tanyalah diri sendiri, kita manusia yang memiliki agama atau bukan?
Keterbatasan vs Keberuntungan
June 13th, 2008 by adlyna-tjokroKeterbatasan vs Keberuntungan
Peristiwa apa yang memicu jiwa juang ??? Keterbatasan vs Keberuntungan.Peristiwa adalah penyebab. Semua yang terjadi di dunia berdasarkan sebab-akibat. Seperti: pemanasan global, harga satu liter minyak gas, gelas yang pecah, anjing yang menggonggong dan lain-lain. Demikian juga dengan tindakan yang kita lakukan, tentu disebabkan oleh sesuatu, yaitu keinginan. Hanya orang-orang yang tidak “sehat” saja yang melakukan sesuatu tanpa menginginkan lebih dulu. Seorang ayah yang memotivasi anaknya tentu karena ia menginginkan anaknya seperti yang ia harapkan. Demikian juga dengan anaknya yang termotivasi, tentu ia melakukan tindakan karena ia menginginkannya, sungguh-sungguh menginginkannya. Namun tidak begitu banyak yang menggunakan keinginannya untuk melakukan sesuatu.
Jika dua orang anak mendapat motivasi yang sama dari ayahnya, belum tentu hasilnya juga sama. Seperti halnya Dosen saya yang berhasil memotivasi saya, belum tentu beliau berhasil terhadap orang lain meskipun dengan kasus dan motivasi yang sama. Jadi, seberapa kuat tekat dan keinginannya yang menyebabkan ia bertindak. Dan seperti yang sudah saya ungkapkan sebelumnya bahwa seseorang yang kuat tekad dan keinginannya adalah sangat jarang. Ini terlepas dari apakah ia penuh keterbatasan atau keberuntungan.
Ya, semua berawal dari pikiran. Jika kita memiliki tekad dan keinginan yang kuat serta percaya bisa mewujudkannya. Selebihnya,siapa yang tahu? Sayangnya, kebanyakan dari kita tidak mudah percaya pada diri sendiri bahwa kita bisa. Kita cenderung lebih percaya perkataan orang lain yang negatif terhadap kita, padahal kita belum tentu demikian.
Semua orang bisa mewujudkan keinginan tanpa terkecuali. Semua orang bisa menjadi luar biasa. Semua tergantung dari “pikiran “ kita. Bagaimana pikiran seseorang itu bisa “melawan” sesuatu dari lingkungan yang menghambat ia untuk sukses? Menurut pengalaman saya, jika seseorang itu suka belajar dan membaca. Karena saya suka membaca bacaan yang positif, maka pikiran saya juga ikut positif. Meski saya tidak banyak memiliki buku-buku, tetapi yang jelas saya suka membaca. Sehingga meskipun menerima hal-hal negatif yang menghambat pun tidak akan mempan. Justru itu sebagai cambuk untuk membuktikannya.
Dan apakah dengan membaca saja wawasan kita akan terbuka? Pada dasarnya manusia itu suka mengamati dan memperhatikan. Jadi, tinggal bagaimana kita memperbesar rasa keingintahuan dengan melihat banyak, mendengar banyak dan belajar banyak. Entah itu dari pengalaman sendiri maupun dari pengalaman orang lain. Bahkan tidak segan-segan langsung berguru pada seseorang yang sukses di bidang yang kita minati. Dengan demikian, tentu saja membaca bukan satu-satunya cara, tetapi bagi saya “membaca” adalah hal yang sangat penting untuk mengetahui lebih banyak. Apa yang ingin kita ketahui, ada bukunya. Tetapi yang jelas, kita harus banyak belajar dari mana saja.
Dengan demikian hal yang memicu seseorang untuk berjuang adalah sebuah keinginan. Boleh dibilang semua berawal dari sebuah keinginan. Peristiwa hanyalah penyebab. Seperti halnya seseorang yang bertekad untuk menjadi kaya, maka ia pun akan menjadi kaya. Ini hanya untuk orang-orang yang sungguh-sungguh menginginkannya dan sungguh-sungguh berjuang untuk itu.
Sayangnya, banyak yang tidak sungguh-sungguh menginginkannya. Bahkan ada yang sudah mengubur keinginannya sebelum ia memulai. Sebuah tantangan besar bagi kita memotivasi orang lain untuk membangkitkan semangat berjuang. Dan butuh kesadaran penuh untuk memotivasi diri sendiri dalam rangka membangkitkan jiwa juang. Menjadi apa saja dan luar biasa, ada banyak cara bukan?
Bangkit Indonesiaku..
June 13th, 2008 by adlyna-tjokroBangkit Indonesiaku…
Bangkit itu susah
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang
Bangkit itu takut
Takut korupsi
Takut makan yang bukan haknya
Bangkit itu mencuri
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi
Bangkit itu marah
Marah,bila martabat Bangsa dilecehkan
Bangkit itu Malu
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu
Bangkit itu tak ada
Tak ada kata menyerah
Tak ada kata putus asa
Bangkit itu aku….
Untuk Indonesiaku….
Love Don’T Have Own
May 27th, 2008 by adlyna-tjokroKita pasti pernah menyukai seseorang. Rasa suka itu bisa berasal dari apa saja yang seseorang kita suka itu miliki. Bisa dari fisiknya atau hal-hal lain lainnya yang dia miliki. Seperti pembawaannya, karismanya, (atau bahkan) bakat-bakatnya, dan lain sebagainya.
Siapapun dia, rasa suka yang kita punya tentunya membuat kita jadi mengistimewakannya. Dimata kita dia berbeda dibandingkan orang lain dan tidak ada orang yang lebih istimewa dibanding dia. Dipikiran kita selalu ada dia. Ibarat dia itu seorang raja, dialah raja dihati kita. Bertahta dibenak kita. Tidak jarang, kita bahkan jadi mau melakukan apa saja demi sang raja ini. Yang tadinya kita tidak pernah melakukan hal-hal tertentu, kita malah dengan senang hati melakukannya. Ada juga yang bahkan rela bersusah payah. Dan tentunya untuk dia seorang.
Tapi ada satu hal yang entah ini merupakan hal yang sudah biasa atau kebetulan sebagai hal yang tertempel diotak kita, bahwa setiap kali kita suka dengan seseorang kita bukan hanya melakukan hal-hal yang baik dan bahkan jadi sangat mengistimewakannya, tapi kita malah ingin diistimewakan olehnya. Mungkin ini bisa sebagai timbal balik atau semacam itu setelah kita melakukan hal-hal baik yang baik untuknya. Hal ini sebenarnya wajar saja jika terjadi. Toh kita sebenarnya memang mengharapkan diistimewakan oleh orang yang kita cintai. Walau sebenarnya kita juga sering mendengar kata-kata, memberi tanpa mengharap kembali tentunya. Tapi kata-kata ini sama sekali tidak berlaku saat perasaan itu sedang melanda kita.
Tapi pada kenyataannya ternyata tidak semua orang yang kita suka atau kita cinta dapat kita miliki. Ini bukan berarti artinya adalah kita ini tidak laku, tapi orang yang kita suka itu tidak punya perasaan yang sama seperti kita. Jangankan diperlakukan istimewa, bisa jadi dia malah sangat cuek! Menganggap kita hanya teman saja. Atau bahkan ada yang tidak melirik kita sama sekali. Kita miliki atau memiliki kita? Hmm.. Sayangnya ada kenyataan yang begini.
Dan kita lantas jadi orang yang berbalik kesal padanya. Dan tidak jarang, malah membencinya. Padahal kalau kita pikir, dia tidak salah sama sekali pada kita. Dia hanya tidak memperlakukan kita seperti yang kita mau. Itu saja. Dia kan tidak lantas jadi jahat pada kita, dengan meneror kita misalnya. Atau kita malah diperlakukan dengan kasar, menghina-hina kita, atau wajah kita lantas biru-biru karena dipukulinya. Dia hanya melakukan satu hal saja, yaitu tidak melakukan apa yang kita harap dia lakukan.
Dan ya, apapun yang dia perbuat yang samasekali tidak menunjukkan betapa istimewanya kita untuknya. Hal ini lantas membuat kita merasa tidak berarti. Kita terjebak dalam keinginan yang hanya membuat kita jadi berpikiran buruk kepadanya atau ke diri kita sendiri. Pikiran jernih kita, otak cerdas kita, kedewasaan kita dalam bersikap seolah melayang entah kemana. Kelapangan dada kita menyempit hingga tidak ada lagi ruang untuk bernafas lega. Kita lupa, lupa dan lupa atas segala hal-hal yang berbau logika. Padahal mungkin aslinya kita ini smart. Ya, kita ini (termasuk) special person. Kita ini istimewa!
Hmm, kita punya keistimewaan kita sendiri. Toh, pada dasarnya kita diciptakan Tuhan sebagai mahluk yang istimewa. Maka tetaplah jadi orang yang istimewa. Kita tidak perlu orang lain untuk melakukan penegasan atas keistimewaan itu. Apalagi ‘memaksakannya’ seperti itu. Seseorang yang kita suka tidak melakukan apa yang kita harapkan ia lakukan tidak lantas membuat kita menjadi seseorang yang tidak berarti sama sekali.
And u know what? Kita tidak menyadari, bahwa keinginan kita diistimewakan oleh seseorang yang kita istimewakan itu justru kadang hanya membuat kita jadi menjauhkan diri kita darinya. Padahal kita justru sangat ingin dekat dengannya. Hubungan yang sebenernya bisa terbina dengan baik justru hancur berantakan oleh keinginan kita yang satu itu. Sementara pada akhirnya kita hanya bisa melihat mereka yang tidak jatuh cinta kepadanya justru jauh lebih deket dengannya dibanding kita. Padahal kita ingin sekali dekat dengan dia kan?
cinta itu tak harus memiliki’. Cinta itu bisa dalam bentuk apa saja hadirnya dan posisinya. Tetap mencintainya dengan terus berteman dengannya juga bukan pilihan yang buruk. Kemungkinan cinta itu akan berkurang dan berubah menjadi rasa cinta kepada seorang teman bisa saja terjadi. Keistimewaannya yang membuat kita jatuh cinta padanya, atau keistimewaan lainnya yang dia miliki yang kadang justru sering menguntungkan atau paling tidak menolong kita jika kita butuhkan tetap ada. Kita tidak jauh darinya. Kita tetap memilikinya. Tapi ini kembali ke masing-masing dari kita untuk memutuskannya tentunya.


